skip to main |
skip to sidebar
Zuck: Aku tuh paling suka minum susu lho beb..
Linn: Ih sama dong mas, adek juga suka bgt minum susu..
Zuck: Jiaah adek, masak susu minum susu.. *ngelirik
dada*
Linn: DASAR SEMPAK KOALA!! *jejelin tong sampah*
----------------------------
Linn: Kayaknya asyik kali ya mas kalo adek jadi TV..
Zuck: Kenapa?
Linn: Biar tiap hari terus diliatin sama mas, bahkan ampe rela begadang2..
Zuck: Eeaaaks... *keselek TV 100 inchi*
---------------------------
Linn: Papamu pembalab ya mas?
Zuck: Kok tau? *bangga parah*
Linn: Tau dong, Soalnya bibir kamu balapan sama hidung kamu!
Zuck: HAHA! LUTCU BEUD EA?
Linn: Eeaaa..
Zuck: EAA KEPALA LO! *kunyah kancut*
----------------------------
Linn: Papamu pasti sule kan mas beb?
Zuck: Apa lagee?! Mo ngehina2 hidung pesek gue lagi?!
Linn: Ih pede bgt! Mau pesek atau ga, yg pasti dirimu
selalu membuat hari2ku penuh tawa Mas...
Zuck: Tumbeen?
--------------------
Linn: Dih! Kamu kan udah gede mas, masa ingusnya masih meler gitu. Jorok!
Zuck: Beb, beb. Ini bukan ingus tauk..
Linn: Trus?
Zuck: Ini otakku beb, saking encernya sampai meleleh lewat hidung gini
Linn: HUEKK! *muntah drakula*
----------------------------
Zuck: Ayank Linn, aku tau nama lengkapmu yg
sebenarnya..
Linn: Siapa coba?
Zuck: Pe-LINN-dung hatiku kan?
Linn: Hehe salah! Bukan itu beb!
Zuck: Trus apa?
Linn: Ke penghulu yuk, ijab kabu-LINN- hubungan kita...
Zuck: Eeaaa... Cruudd.. *muntah seperangkat alat las*
---------------------------
Zuck: Beb, Mau kopi?
Linn: Enggak! Masa bidadari minum kopi!
Zuck: Maksudnya, kopinang kau dgn Bismillah. Mau?
Linn: Gimana ya? Soalnya drpd kopi aku tuh lebih suka Mocca..
Zuck: Kok malah mocca..
Linn: Iya mocca, mocca kau jd suamiku mas?
Zuck: Eeaaa... *geal geol di atas genteng*
----------------------------
Linn: Mas itu ada tukang sate lewat..
Zuck: Udah habis itu beb..
Linn: Masa?
Zuck: Iya..
Linn: SATE!
Tukang Sate: Iya dek..
Linn: Satenya masih ada Pak?
Tukang Sate: Owh masih dek, masih banyak malah..
Zuck: Owh masih banyak ya? Yaudah deh, cemunguadh
eaa pak jualannya!
Linn: ??? *mewek*
Tukang Sate: *melotot* *lempar gerobak*
--------------------------
Zuck: Kamu tuh selalu cantik gini mandinya pake sabun apa sih?
Linn: Citra..
Zuck: Lotionnya?
Linn: Citra..
Zuck: Bedaknya?
Linn: Citra
Zuck: Samponya Citra juga?
Linn: Iya. Ga cuma itu, Odol, parfum, beha, baju, lipstik..
Zuck: Emang ada Odol merek Citra?
Linn: Ga ada! Citra tuh nama temen kost aku. Nebeng
mas, nebeng..
Zuck: KOPLOK! *cabut2 bulu idung*
----------------------------
Zuck: Padahal aku kan bukan artis beb?
Linn: Emang!
Zuck: Tapi kok banyak bgt yg motret aku ya? Silau mataku..
Linn: ITU BUKAN BLITZ KAMERA WOII! ITU KILAT! KILAT!
Zuck: BLARRR! *petir menyambar* *muka gosong* *rambut berdiri2*
Linn: BRUAKAKAKAKAK *ngakak sampai hari valentine*
----------------------
Zuck: Dulu aku pengen bgt jd artis..
Linn: Knp gagal mas?
Zuck: Ternyata sulit bgt, beb. Kayak kata pepatah, 'niat
hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai'
Linn: Cieeeh.. Lagian ngapain meluk gunung, meluk aku aja deh mas?
Zuck: Hehe bener, toh kamu juga kan bergunung..
Linn: GA JADI! COTT! *beneran tali bra* *pulang*
0 komentar para pembaca:
Posting Komentar